Sabtu, 16 Maret 2013

DESEMBER KELABU




Angin dingin meniup mencengkram dibulan desember, air turun deras dan kencang berdebar. Ku teringat bayang dan impian. Dimalam itu. Malam yang kelabu kau ucapkan selamat tinggal. Kata setia yang kau janjikan semakin melayang kini lenyap hilang ditelan air hujan, engkau tak lagi datang. Bulan desember kedua aku menanti, dua tahun sudah ku bersabar menanti, kudilanda sepi. Angin dingin menusuk hati terasa sunyi. Kata setia tinggalah impian tanpa kenyataan. Sinar cinta seterang rembulan kini pudar sudah. Desember kelabu selalu mengahantuiku disetiap mimpiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar