Selasa, 22 Oktober 2013

laporan praktikum kimia-titrasi


LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA KELAS XI SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2012/2013 


Nama Kelompok (XI.IPA 1) :
Ø  Ayunintyas Alfa Darmawanti
Ø Dimas Yassin Hendriyanto
Ø Festy Oktavin Demanda
Ø Kurnia Wijayanti
Ø Rintani Septianti
Ø Salh Andika Salam
Ø Wita Harwuri

TUJUAN

PRAKTIKUM 1 :
·        Megnenal larutan asam-basa mengunakan indikator dan penentuan pH dengan mengunakan kertas indikator universal
·        Menghitung banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam larutan elektrolit dari hasil titrasi asam-basa
PRAKTIKUM 2 :
·        Menentukkan konsentrasi larutan HCL
Titrasi adalah metode analisis kuantitatif untuk menentukan kadar suatu larutan  dengan bantuan larutan indikator.Dalam titrasi zat yang akan ditentukan konsentrasinya dititrasi oleh larutan yang sudah diketahui konsentrasinya.Titrasi asam basa berdasarkan reaksi penetralan yaitu reaksi antara ion + dari asam dengan ion O- dari basa + +O- =2O.Titik akhir titrasi adalah saat indikator berubah warna.Titik akir titrasi diharapkan mendekati titik ekuivalen,yaitu kondisi pada saat larutan asam tepat bereaksi dengan larutan basa.
Teori Dasar
Asam dan Basa merupakan dua golongan zat kimia yang sangat penting. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengenal berbagai zat yang kita golongkan sebagai asam, misalnya asam cuka, asam sitrum, dan asam lambung.
Berkaitan dengan sifat asam dan basa, larutan dikelompokkan ke dalam tiga golongan, yaitu bersifat asam, basa, dan netral. Meskipun asam dan basa memiliki rasa yang berbeda, tidaklah bijaksana untuk menunjukkan keasaman atau kebasaan dengan cara mencicipinya, karena banyak diantaranya dapat merusak kulit atau bersifat racun. Berkat pengalaman dan penelitian para ahli kimia, kini telah tersedia cara praktis untuk menunjukkan keasaman dan kebasaan, yaitu dengan menggunakan indikator asam dan basa.
Indikator asam dan basa adalah zat-zat warna yang mampu menunjukkan perubahan warna dalam suasana asam dan basa.
Sifat asam dan basa dapat diketahui dengan cara mengukur pHnya. pH adalah suatu parameter yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman larutan. Larutan asam mempunyai pH lebih kecil dari 7, larutan basa memiliki pH lebih besar dari 7, sedangkan larutan netral memiliki pH = 7.
Indikator Asam-Basa
Indikator asam-basa adalah zat-zat warna yang mampu menunjukkan perubahan warna. Indikator asam dan basa bisa dengan bahan alami yang bisa berubah warna apabila ditetesi larutan asam dan basa



-Alat
1.Erlenmeyer 100ml
2.Pipet tetes 3
3.gelas ukur
4.Beaker lasss

-Bahan
1.Larutan Hcl xm
2.Larutan NaOH 0,1 M
3.Larutan Indikator pp
Data pengamatan
Senyawa
Perubahan warna dengan ekstrak kulit manggis 
Pengukuran pH dengan kertas indikator pp
kesimpulan
Cuka (CH3COOH)
Pink muda
2
asam
Air jeruk
Pink tua
2
asam
Larutan Detergent
Coklat tua
10
basa
Larutan garam
Coklat kekuninan
5
asam

Data hasil percobaan
     No
              Volume CL x M
            Volume NaOH 0,1 M (ml)
      1
                     10ml
                         6,5 ml
      2
                     10ml
                         6 ml
      3
                     10ml
                         6,5 ml
      4
                     10ml
                         6  ml
Rata_rata
                     10ml
                         6,25 ml
                
Gambar hasil titrasi                                                      
 
                                     
                                                  Dasar Teori
1.      Percobaan 1
Untuk mengetahui sifat asam dan basa dari larutan dapat dilakukan dengan menggunakan indikator asam basa dan pH meter. Indikator asam basa adalah zat yang mengandung suatu zat yang dapat menunjukkan warna yang berbeda pada lingkungan asam maupun basa. Beberapa indikator asam basa yang biasa digunakan antara lain kertas lakmus dan larutan indikator.
Larutan indikator yang serong digunakan adalah fenoftalein (PP), metil merah (MM), metil jingg (MJ), dan bromtimol biru (BTB). Larutan indikator biasa digunakan dalam laboratorium untuk titrasi larutan. Penggunaan larutan indikator pada titrasi larutan harus dengan ketelitian pengamatan yang tinggi karena terkadang perubahan warnanya hanya dengan 0,1 mL.

2.      Percobaan 2
Titrasi merupakan salah satu cara untuk menentukan konsentrasi larutan suatu zat dengan cara mereaksikan larutan tersebut dengan zat lain yang diketahui konsentrasinya.
Prinsip dasar titrasi asam basa didasarkan pada reaksi nertalisasi asam basa. Titik equivalen pada titrasi asam basa adalah pada saatdimana sejumlah asam tepat di netralkan oleh sejumlah basa. Selama titrasi berlangsung terjadi perubahan pH. pH pada titik equivalen ditentukan oleh sejumlah garam yang dihasilkan dari netralisaasi asam basa.Indikator yang digunakan pada titrasi asam basa adalah yang memiliki rentang pH dimana titik equivalen berada.
Pada umumnya titik equivalen tersebut sulit untuk diamati, yang mudah dimatai adalah titik akhir yaang dapat terjadi sebelum atau sesudah titik equivalen tercapai. Titrasi harus dihentikan pada saat titik akhir titrasi tercapai, yang ditandai dengan perubahan warna indikator. Titik akhir titrasi tidak selalu berimpit dengan titik equivalen. Dengan pemilihan indikator yang tepat, kita dapat memperkecil  kesalahantitrasi.
Pada titrasi asam kuat dan basa kuat, asam lemah dan basa lemah dalam air akan terurai dengan sempurna. Oleh karena itu ion hidrogen dan ion hidroksida selama titrasi dapat langsung dihitung dari jumlah asam atau basa yang ditambahkan. Pada titik equivalen dari titrasi asam air, yaitu sama dengan 7.
Kesimpulan
Kadar atau konsentrasi HCl (asam) dapat ditentukan melalui proses titrasi, yaitu dengan mereaksikan HCl (titrat) yang ditambahkan 2 tetes indicator PP dengan NaOH (titran). Titrasi harus dihentikan bila larutan HCl yang dicampurkan dengan 2 tetes indikator berubah warna dari bening hingga menjadi pink. Volume NaOH yang digunakan akan mempengaruhi hasil konsentrasi dari HCl tersebut, sehingga harus sangat berhati-hati melakukan praktikum ini. Setelah volume NaOH (basa) diketahui, barulah Konsentrasi HCl (asam) bisa dihitung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar