Nama Kelompok 3 PKN (XI.IPA 1) :
Ø Festy Oktavin Demanda
Ø Rintani Septianti
Ø Irvan Juliana
Ø Marita Yuni
Fitriadi
Ø Chori Alifia
Wulandari
1. KRIKTERIA PELAYANAN PUBLIK
a. DEFINISI
Segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam
bentuk barang public maupun jasa public yang pada prinsipnya menjadi tanggung
jawab dan dilaksanakan oleh intansi pemerintah dipusat, di daerah dan
dilinggkungan BUMN/BUMD dalam rangka upaya pemenuhan masyarakat dan pelaksaan
ketentuan peraturan perundang-undang.
b.
HAKIKAT
Seperti yang dijelaskan keputusan menpan
nomor 63 tahun 2003 bahwa hakikat pelayanan public adalah pemberian pelayanan
prima kepada masyarakatyang merupakan perwujudan kewajiban aparatur pemerintah
sebagai abdi masyarakat. Pelayanan public juga dapat diberikan oleh pihak
swasta dan pihak ketiga yaitu organisasi non profil, relawan dan LSM. Yang
terpenting dilakukan oleh pemerintah adalah memberikan regulasi, jaminan
keamanan, kepastian hokum dan linggkungan yang konduktif.
1.
Pelayanan kebutuhan dasar :
-
Kesehatan, kesehatan merupakan salah
satu kebutuhan dasar masyarakat. Maka kesehatan adalah hak bagi setiap wrga
masyarakat yang dilindungi oleh UUD
-
Pendidikan dasar
-
Bahan kebutuhan pokok
2.
Pelayanan umum :
-
Pelayanan administrative, berupa
penyediaan berbagai bentuk dokumen yeng dibutuhkan public (KIP, AKTA, BPKB,
STNK)
-
Pelayanan barang, yang menghasilkan
berbagai jenis barang yang menjadi kebutuhan public (jaringan telepn,
penyediaan listrikal)
-
Pelayanan jasa, yang menghasilakn jasa
yang dibutuhkan public (pemeliharaan kesehatan, jasa pos dll)
C. KLASIFIKASI
Pelayanan public merupakan kegiatan yang
dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang dengan tujuan tertentu.
Jenis2 klasifikasi :
1.
Businis service adalah menyangkut
kegiatan konsultasi, keuangan, dan perbankan
2.
Trade service adalah menyangkut
kegiatan perjualanan daan pelayana, perbaikan dan perlengkapan.
3.
Infrastruktur service adalah meliputi
kegiatan pelayanan dalam komunikasi dan transportasi.
4.
Social dan personal service adalah
meliputi kegiatan rumah makan dan sarana lesehatan.
5.
Public administration adalah pelayanan
darei pemerintah yang membantu kestabilan linggkungan dalam invetasi dan
pertumbuhan ekinomi.
D. ASAS-ASAS
Pada dasarnya pelayanan publii dilaksanakan
dalam suatu rangkaian kegiatan terpadu yang bersifat sederhana, terbuka,
lancar, dan terjangkau oleh sebab itu setidaknya mengandung asas-asas antara
lain:
1.
Hak dan kewajiban, baik bagi pemberi
dan penerima pelayanan public tersebut.
2.
Pelayanan setiap bentuk pelayanan umum
harus disesuaikan dengan kondisi kebutuhan dan kemampuan masyarakat memabayaf
berdasarkan undang-undang yang berlaku.
3.
Mutu proses keljuaran dari hasil
pe;ayanan public tersebut harus diupayakan agar dapat memberikan keamanan, kenyamanan,
kelancaran dan kepastian hokum dan dapat dipertanggung jawabkan
4.
Apabila pelayanan buplik yang
diselenggarakan oleh instansi atau pemerintahan “terpaksa harus mahal”
E. TUJUAN
Tujuan dari pelayanan public antara lain
memuaskan masyarakat untuk mencapai kepuasan itu dituntut kualitas pelayanan
yang tercermin dari:
1.
Transparasi: pelayanan yang bersifat
terbuka mudan dan dapat diakses oleh pihak yang membutuhkan dan disediakan
secara memadai serta mudah dimengerti.
2.
Akuntabilitas: pelayanan yang
dipertanggung jawabkan sesuai dengan tujuan perundang undang.
3.
Kondisi adalah pelayanan yang sesuai
dengan kodisi dan kemampuan memberi dan pemnerima pelayanan dengan tetap
berpeggang pada prinsip efesiensi.
4.
Partisipatif; pelayanan yang dapat
mendorong peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan public.
5.
Kesamaan hak; pelayanan yang tidak
melakukan diskriminasi dilihat dari aspek apapun khususnya suka, rasa, agama,
golongan, ststus social, dll.
2. PENYEBAB
KORUPSI
Banyak factor yang memicu terjadinya
penympangan korupsi, baik factor penhyebab internal maupun eksternal, antara
lain:
1.
Factor internal
Adalah dari dalam diri sipelaku terkait
dengan presepsi terhadap korupsi dan moralitas maupun intergritas moral
individu yang bersangkutan. Penyebabnya adalah:
-
Dorongan dari dalam diri sendiri
(keinginan) - karena pola hidup mewah
-
Hasrat
-
Kehendak
-
Karena dililit hutang
-
Iman yang lemah
2.
Factor eksternal
Adalah system struktur hokum, politik, corporate
culture, system dan culture social, system pendidikan. Penyebabnya adalah:
-
Dorongan daeri teman teman - latar belakang budaya
-
Adanya kesempatan - management yang kurang
baik
-
Kurang control - karena
hokum yang kurang tegas
-
Kurangnya gaji pegawai negri - desakan dari tempat kerja/rekan kerja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar