cinta?sahabat?
Seorang perempuan cantik duduk
diruang tamu rumahnya, dia memandang entah kesiapa, seolah olah ia berbicara
sendiri pada album photo yang ia pegang. Didepan album itu diberi nama DIARY OF
GADIS. Nama perempuan itu teryata Gadis, sama seperti nama didepan diary
tersebut. Ia mulai membuka satu persatu lembaran album photo itu, didalam album
itu ada seorang anak laki-laki usianya sekitar 17 tahun, sama seperti gadis,
dan diatas photo laki-laki tersebut diberi nama RYAN RISKI FAUZY. Tidak lupa
juga gadis menulis biodata anak laki-laki disamping photonya itu. Teryata ryan
adalah sahabat gadis dari kecil, orang tuanya gadis adalah rekan bisnis orang
tuanya ryan. Ryan anak laki-laki yang agak cuek, baik, keren, pintar, tinggi,
kulit sawo matang. Pokoknya siapa saja cewek yang melihat sosok pria seperti ryan
pasti pada klepek klepek kayak ikan yang kehabisan oksigen dalam air. Aduh
sesempurna bagaimanakah sih ryan? Sampai sampai gadis bisa menyimpan photo ryan
sebanyak itu.
“Kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing”
telfon berbunyi, gadis tersentak kaget. Bunyi telfon tersebut menghilangkan
lamunan tetang ryan. Sebelum gadis menjawab telfon itu, gadis melihat nama yang
menelfon, dan ternyata ryan menelfonnya. Tanpa banyak pikiran, gadis cepat
memencet tombol berwarna hijau dihandphonennya “halo” terdengar suara
perempuan, gadis terdiam sejenak dia berfikir suara ryan berubah menjadi cewek.
“halo gadis. Ini gadis?” suara cewek tersebut mengkagetkan gadis yang sedang
kebingungan, “eh iya. Iya ini gadis, maaf ini siapa ya?” “ini mamahnya ryan
dis” teryata suara dibalik telfon itu mamahnya ryan, gadis berfikir bahwa suara
ryan berubah menjadi cewek aduh udah bikin gadis tegang aja nih “oh, tante, ada
apa ya tan?tumben telfon lewat nomornya ryan?” “iya nih dis, tante mau beri
kabar sama kamu, kayanya besok ryan gak masuk sekolah dulu” ‘memangnya ryan
kenapa tan?mau pergi? Bisa kali tan oleh olehnya hehe” “bukan dis, bisa aja
kamu, ryan sakit, sekarang dia ada dirumah sakit, kata dokter ia butuh
istirahat dirumah sakit selama kurang lebih 1bulan” “wah tan, lama sekali,
memangnya ryan sakit apa?” “tante juga kurang tau, nanti sore ryan mau dicek
darah, ohiya tolong bilang keguru yah kalau ryan gak bisa masuk dulu. Makasih
ya dis” “oh gitu ya tan?iya tante sama sama”. Telfon terputus. Dan gadis masih
bertanya Tanya tentang keadaan ryan. Memang sih, ryan itu dari kecil memang
jarang masuk sekolah karena sakit, tapi
itu Cuma satu atau dua hari, dan saat ini kenapa ia gak masuk satu bulan?
Keesokan harinya, disekolah
Dikelas gadis duduk sendiri,
biasanya ryan sudah datang dan duduk disebelahnya, tiba-tiba lisa teman
sekelasnya datang dan menghampiri gadis yang sedang cemberut ditempat duduknya.
“kenapa lo dis?ditekuk aja tuh muka lo” tangan lisa sambil mencubit pipi gadis
dan langsung duduk disebelah gadis tanpa gadis suruh “aduuh, sakit beb, iya
nih, bête gue” “bête kenapa?diputusin pacar lo lagi?haha” “eh enak aja lo, gue
kan gak punya pacar” “ohiya, lo kan belum bisa move on, ya kan?” “sebenernya lo
kesini mau Tanya penyebab gue bête atau
mau ingetin gue sama sicowok tetangga itu?” “yampun dis, biasa aja kali, gue
Cuma bercanda doang kali, yaa mau nanya kenapa elo bête?pagi-pagi udah bête
aja”. “selamat pagi anak-anak” tiba tiba terdengar suara bu dian datang
memasuki kelas, “yaelah, masih pagi bu, udah datang aja. Masih mau cerita
cerita nih, ayok dis, cepet cerita kenapa lo bête?” bibir kecil lisa cuap cuap
pelan “malas ah, udah keabisan mood nih, nanti aja deh, pulang gue ceritain”
“uuh lama! Udah bikin gue penasaran eh gak taunya gak jadi cerita” sambil
menuju ketempat duduk semula lisa, “coba kalian buka buku paket halaman 222” bu
dian kembali berbicara dan bla bla blaaaaaa……
Pelajaran demi pelajaran pun
terlewati meskipun gadis bête tapi mau gimana lagi dia harus mengikuti
pelajaran semuanya. “kemana kemana kemana.. kuharus mencari kemana” bel pulang
sekolah berbunyi ditandai dengan lagunya ayu
ting ting. Kok bel sekolahnya lagu?iya memang sekolah sman22bandung kalau bel ditandai dengan lagu, misalkan bel masuk
lagunya cinta laura, bel istirahat
lagu ungu, bel pulang lagu vierra .tergantung sih, kadang lagu pop,
regge, melayu, yaaa sesuai mood yang muterin lagu aja. Nah kalau sekarang lagunya ayu ting ting, lumayan laah buat gak
bikin bête dan galau. I love dagdut hehe. “gadiiiiiiiis” terdengar suara lisa
dari kejauhan. Setelah gadis tengok kearah belakang teryata lisa lari sambil
melambaikan tangan kearahnya. “aduh, cape banget lari. Gue panggil sambil
teriak teriak, lo gak denger denger” “haha kasian banget. Kenapa lo?” “hah?lo
Tanya kenapa?tadikan gue udah cerita! Jadi lo gak denger?gue ngomong tadi?”
tanpa mendengar lisa ngoceh ngoceh gak jelas, gadis lansung buru buru lari dan
menjauhi lisa, ia tau kalau lisa udah marah atau seneng pasti dia bakal nyubit
pinggang gadis. “yeeeee malah lari nih anak. Udah dibilang gue cape tadi ngejar
dia. Eh malah minta dikejar lagi. Aduh gadiiiiiiiiiiiiiiiiisssssssssss” lisa
berlari menyusul gadis dari belakang, dan akhirnya tubuh temennya itu tertangkap.
Otomatis lisa langsung menyubit dan mengkelitik pinggang gadis. “lisaaa,ampun
lisaaaa” teriak gadis sambil guling sana guling sini dipinggir jalan, “gak ada
ampun buat lo dis” “yaudah, berarti kalau lo kelitikin gue. Kapan
ceritaaaaaaaaa yang tadi dikelassssssss?lo penasaran kan?ayodong udahan
kelitikinnya gue minta maaf ya lisa cantik” “huh, iya deh, kalau bukan karena
gue penasaran, gak akan gue lepasin lo, iya gue maafin, ah menyebalkan. Ayo
cepet cerita, entr keburu bu dian datang lagi” “hah? Kok bu dian? Kan sekarang
udah pulang aduh lisa bisa aja ngeklawaknya, sampe gue nelen batu nih” “yaudah,
cepet lo cerita” “ryan sakit” “loh kok bisa? Sakit apa?” “gue juga kurang tau,
kemarin, nyokapnya ryan telfon, katanya dia masuk rumah sakit, dan dia minta
izin buat gak masuk sekolah selama satu bulan” “lama banget, gimana kalau nanti
malam kita jenguk yuk” “yaudh, lo kerumah gue aja ya. Gue tunggu lo jam 7” “sip
bos. Sepi juga yah gak ada ryan, kita kan biasanya pulang bareng bertiga.
Meskipun jalan kaki, kan seru bisa curhat curhat, bercanda, gossip bareng hehe”
kedua anak remaja tersebut gak ada henti hentinya ngobrol sambil jalan,
kayaknya serasa itu jalan Cuma milik mereka berdua.
Dirumah, pukul 17:00
Sesampainya gadis dirumah, ia segera
memasuki kamarnya. Tanpa menganti baju, ia membuka laptop dan memasang modem.
Sambil tiduran diatas tempat tidur dia mengklik Mozilla firefox mengketik google
-> twitter. Dia metweet “sepi
juga yah tadi dikelas Cuma ditemenin cewek bawel @lisaaw
grgr @ryanrf gak masuk”, bukan Cuma twitteran
tapi gadis juga mendownload lagu lagu yang sekarang lagi tren. Dan ditemani
alunan music galau. Gadispun tertidur…
“gadis..gadis..” terdengar suara
mamah gadis dari luar kamar, gadis terbangun “masuk aja mah” sambil mengecek
download dilptpnya dan teryata lptpnya mati “aduuuh sinyal banget nih, lagi
download malah mati” gadis pun menaruh lptpnya diatas meja belajar berwarna
ungu disebelah tempat tidurnya, “diluar ada lisa, katanya dia mau ngajak kamu
jenguk ryan, kok kamu gak bilang kemamah kalau ryan sakit?” “hah?memangnya
sekarang jam brp mah?(sambil melihat jam yang dipakai ditangannya)ha?jam
19;00?kok cepet banget yah?(berlari mengambil handuk menuju kamar mandi)mah
tolong bilang lisa tunggu dikamar aku aja. Ohiya mah cerita soal ryan sakit
nanti saja” “iyaaaaaa anaku yang bawel” tanpa ada balasan dari gadis mamahpun
meninggali kamar gadis dan menuju lisa. Lisa pun kekamar gadis.
Setelah beberapa menit kemudian
gadis keluar dari kamaar mandi, “lama bgt lo, ngapain aja sih?” ucap lisa
dengan nada yang kesal, “eh ada lisa, tadi gue ketiduran hehe maaf ya” “iyaaa.
Yaudah cepet pakai baju sana” gadis membuka lemari dan memilih milih baju
“lis?gue pake baju yang mana ya?” ucap gadis sambil mengeluarkan baju satu
perstu baju yang ada didalam lemarinya “gak usah pake baju!” “hah?dodol! porno
abis dong nanti gue” “aduh gadis,, lama banget sih lo. Apa perlu gue
pakein?buru dong. Gue tinggal juga nih” tanpa basa basi gadis segera memilih
baju yang ada ditangannya yaitu jeans+tangtop dilapisi cardigan.
Dirumah sakit HARAPAN INDAH *ruang 125*
“permisi” suara lisa dan gadis
saat memasuki ruang dimana ryan dirawat. “eh lisa” teriak ryan dengan nada yang
pelan. Loh kok pelan?iyaa kan lemes masih sakit. “kok Cuma lisa doang sih yan?
Gadisnya enggak?yaudah pulang aja ini mah gue” ucap gadis kecewa “eh ada gadis
juga?maaf deh hehe. Jangan ngambekan gitu dong. Entr gue tambah sakit lagi nih
liat lo ngambek mulu karna gue” ucap ryan “wah berarti ryan sakit karena lo
dong dis?” ucap lisa dengan nada yang bercanda “haha.. bercanda” jawab ryan. “gimana
keadaan lo yan?kata dokter lo sakit apa?sepi nih gak ada lo dikelas” ucap gadis
“masih agak sakit nih, gue juga gak tau dis, doain aja ya, gue Cuma butuh doa
dari kalian semua” jawab ryan sambil tersenyum. Sebelum dilanjutkan bicara,
terdengar suara handphone lisa berbunyi. “eh bentar yaa ada telfon nih” lisa
keluar dari ruang tersebut. Diruang itu tinggalah gadis dan ryan, mereka
bercanda candaa. Lisa datang dan berbicara “ryan, gadis, gue balik duluan yaaa”
“loh? Kok cepet bgt lis?” jawab ryan yang dalam hatinya sebenarnya gak mau lisa
cepet pulang, ia ingin lisa bisa disamping ryan selama ryan masih bisa bernafas,
“ada urusan keluarga nih, sorry yah, besok gue kesini lagi kok, gue balik
duluan yah, slam buat nyokp lo yan. Cepet sembuh ya (sambil memegang tangan
ryan)” “makasih lis” jawab ryan, “hati-hati lis” ucap gadis.setelah lisa
pulang, gadis dan ryan masih berbicang bincang sambil ketawa tawa. Tiba tiba
ryan memegang tangan gadis, gadis tersentak kaget, hati gadis berdegub kencang
rasanya ia ingin terbang saat itu. “dis, gue mau ngomong sama lo” ucap ryan
dengan nada rintih, ryan membuat hati gadis tambah berdegub kencang dari
sebelumnya, “iya yan, ngomong aja, gue denger kok” jawab gadis “gue suka , gue
sayang dis” ucap ryan dengan mata yang menatap mata gadis. Gadis mengalihkan
pandangan mata ryan. Ia tersenyum, dan kembali menatap mata ryan “lo suka sama
siapa yan?” jawab gadis dengan nada yang terputus putus “gue..(berhenti
sejenak)gue suka dan sayang sama lisa dis, dari awal masuk SMA gue udah ada
rasa, apa lagi semenjak kita bertiga sering ngumpul bareng, kayaknya dia my
first love gue deh dis” ucap ryan. Gadis tak merespon dan mendegar ucapan ryan,
yang ia ingat hanya ucapan ryan bahwa ryan suka sama lisa, “teryata gue salah,
gue salah menebak, teryata ryan suka sama lisa bukan gue, asal lo tau yan, dari
dulu gue suka sama lo, dan lo gakan bisa peka sama perasaan gue(berbicara dalam
hati)” “dis.. gadis” ucap ryan sambil mengoyang goyangkan tangannya depan wajah
gadis. Gadis terhenti dari lamunannya. “lo kenapa sih dis?gue curhat kok lo
malah bengong gitu” ucap ryan “gue gak bengong kali, gue Cuma lagi mikir nih
gimana caranya gue bisa move on” jawab gadis asal “kayaknya gue deh yang lagi
curhat dan butuh respon dari lo, kok lo malah ke move on?lo ada masalah?cerita
aja!” ucap ryan dengan wajah yang penasaran “haha gak ada masalah. Gue mah gak
pernah ada masalah, gak kayak lo setiap curhat pasti maslah mulu:p mungkin gue
cape kali yan, jadi ngelantur gitu deh” jawab gadis “haha dasar. Jadi gimana
nih?apa gue tembak dia dis?” ucap ryan “yaaaa… yaudah lo tembak aja” jawab
gadis “oke deh, bantu gue yah” ucap ryan dengan nada yang yakin bahwa ia bisa
nembak lisa. “iya pasti gue doain lo kok(sambil menepuk tangan ryan)eh udah
malem nih, gue pulang dulu yah, cepet sembuh” jawab gadis sambil menuju pintu
keluar “oke, makasih dis, hati hati dijalan, kalau jatuh bangun yaaa”.
Diruang dokter
“setelah diCekUp anak ibu
mengalami diagnose kanker otak stadium akhir” ucap dokter kepada mamahnya ryan
dengan nada yang serius “leukemia stadium akhir?yatuhan,kenapa bisa seperti
ini(nagis)” jawab mamahnya ryan “sabar ya bu, mungkin ini sudah takdir tuhan,
kami hanya bisa membantu sebisanya kami. Ibu dan sekeluarga jangan berhenti
berdoa, memangnnya ibu tidak tau?bahwa anak ibu mengalami penyakit tersebut?”
ucap dokter “iya dok, kami selalu mendoakan dan berusaha buat kebaikan anak kami,
waktu ryan ber umur 14 tahun, kami sekeluarga sudah membawa ryan keluar negri
untuk operasi dan hasilnya memuaskan, pihak rumah sakit tersebut bilang bahwa
penyakit yang ada pada ryan sudah bersih, tapi saya bingung, kenapa penyakit
itu datang kembali?” jawab mamahnya ryan dengan nada yang rintih “iya, menurut
CekUp, kami menemukan kanker yang anak ibu alami tumbuh kembali, dan sudah
menjalar terlalu banyak atau jauh, sehingga kami sulit untuk mengobatinya, tapi
kami akan berusaha semampu kami untuk menolong anak ibu” ucap dokter untuk
meyakinkan mamahnya ryan bahwa ia mampu menolong ryan “iya dok, kami semua
mohon bantuannya, terimakasih dok” jawab mamah nya ryan sambil berjalan kearah
pintu keluar ruangan.
Dua bulan kemudian
Dua bulanpun tiba, tetapi ryan
belum juga masuk sekolah, gadis dan lisa kebingungan dengan penyakit ryan, ryan
dan mamahnya tidak satupun yang agkat bicara mengenai penyakit ryan,
“kriiiiiiiiiiiiiiiiing” telfon
gadis berbunyi, panggilan dari mamahnya ryan “halo gadis..” ucap mamahnya gadis
dari balik telfon “iya tan, ada apa tan? Kenapa nada suara tante agak sedih
gitu tan?” jawab gadis “gadis, bisakah kamu kerumah sakit sekarang?ryan kritis”
ucap mamahnya ryan “ha? Ryan kritis tan? Iya gadis segera kesana sama lisa dan
mamah gadis yah tan, tante yang sabar yah, gadis kenana” jawab gadis, tanpa
basa basi lagi gadis segera memberi tahu mamahnya dan lisa bahwa ryan koma,
mamahnya gadis, gadis dan lisa segera kerumah sakit.
Diruang
ICU
Sesampainya gadis, mamah dan lisa
dirumah sakit, mereka segera berlari menuju ruang ICU. Terlihatlah mamahnya
ryan sedang menunggu didepan ruang ICU. Gadis memeluk mamahnya ryan dan berbicara “tante jangan nangis, kita
semua ada disini untuk mendoakan ryan, tante yang sabar ya” tanpa menjawab
tante terus menagis, dan tiba tiba pintu ruang ICU terbuka, keluarlah dokter
“keluarga dari ryan riski fauzy? Sudah bisa masuk. Mungkin ada sesuatu yang mau
dibicarakan”. Gadis dan lisa memasuki ruang ICU sedangkan mamah ryan mengikuti dokter
keruangannya ditemani oleh mamanya gadis. Didalam ruang ICU terlihatlah ryan
berbaring diatas tempat tidur dengan menahan rasa sakit, beda, sangat bedaa,
dulu ryan yang dijuluki keren perfect, sekarang?terlihatlah bukan ryan
melainkan sosok yang sangat dikasihani dengan tiadanya rambut dikepalanya,
tubuhnya makin kurus. Gadis dan lisa tak kuat menahan air mata yang
dibiarkannya jatuh dipipinya, rasanya gadis tak mau berlama lama didalam ruang
ICU itu. Bukan karena malas bertemu ryan dengan adanya lisa. Melaikan gadis tak
kuat melihat seorang sahabat yang dari dulu ia kenal menjadi seperti ini. Bukan
Cuma sahabat, tapi gadis mengangap ryan lebih dari sahabat. “gadis.. lisa”
terdengar bisikan, teryata ryan mulai membuka mata. “ryan” jawab lisa dan gadis
serentak. Ryan memegang tangan kedua sahabatnya itu dan berbicara “buat lisa:
sebenarnya gue suka dan sayang sama lo lis, gue banyak cerita tentang lo sama
gadis, tapi gue rasa gue gabisa miliki lo lis, gue Cuma cowok penykitan dan
nantinya Cuma bisa bikin lo repot. Gak perlu dijawab sekarang, gue udah tau kok
jawabnya;). Buat gadis: lo emang shabat kecil gue sampai kapanpun gue akan
memanggil lo sahabt kecil(mencubit pipi gadis). kalian kenapa nagis?gue gamau
ada yang nagis. Gue gak perlu ditangisin, gue Cuma minta doa dan support kalian,
bukan air mata kaya gini. kalian memang sahabat gue yang paling baik, kalian
selalu ada saat gue butuh, gue gak tau harus bagaimana lagi. Apakah gue harus
menagis?ataukah gue harus senang dengan keadaan gue seperti ini? Gue gamau
ngeliat kalian dan orang orang yang gue sayang sedih jika suatu hari nanti gue
gak ada disamping kalian, sebenarnya gue juga gak mau bikin kalian sedih dengan
keadaan gue tapi mau gimana lagi?mungkin ini memang takdir dari tuhan bahwa
umur gue cukup sampai disini. Jika suatu hari nanti kalian senang tanpa adanya
gue. Jangan khawatir gue akan marah. Gue seneng kok, gue bisa melihat kalian
senang dari kejauhan, gadis.. lisa.. maafin gue, maafin gue kalau selama ini
gue selalu buat lo susah atau yang lainnya. Kenanglah gue selalu dihati kalian
selalu dijiwa kalian simpan gue dalam memori kalian jika gue gak ada lagi
disamping kalian” sentuhan tangan ryan pun lenyap dipipi gadis dengan
bersamanya air mata gadis. “ryaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan” gadis dan lisa pun teriak
memanggil nama ryan berulang ulang, tapi tuhan berkehendak lain.
Pemakaman ryan
Batu nisan bertuliskan “RYAN
RISKI FAUZY lahir:20februari1995 wafat:01maret2013” keluarga ryan, semua teman
ryan datang dipemakaman ryan, begitupun gadis dan lisa.setelah semuanya memberi
doa untuk ryan, tinggalah mamahnya ryan dan gadis, gadis mendekati mamahnya
ryan, gadis merangkul dan berbicara
kepada mamahnya ryan “tan, tante gaboleh nangisin ryan berlebihan, ryan sudah
pergih tapi ryan tetap ada dihati kita semua, tante sayang ryan kan? tapi tuhan
lebih sayang ryan. Mungkin tuhan kasian kalau ryan berjuang hidup untuk
penyakitnya, jadi tuhan mengambil ryan untuk membebaskan ryan dari penyakit dan
beban yang ryan punya. Tante harus yakin, bahwa ryan disana baik baik aja.
Hapus yaa air mata tante. kita berdoa ya buat ryan” “makasih ya dis, kamu
memang anak yang baik” jawab tante sambil tersenyum dan gadispun membalas
dengan senyum manisnya.
Dua tahun setelah meninggalnya ryan
Penganglah jemariku rangkul
aku dalam bahagiamu kuingin bersama berdua selamanya, jika ku buka mata ini ku
ingin selalu ada dirimu
Terdengarlah suara alunan lagu yang dibawakan penyanyi solo
Rossa-tegar, terbukalah album photo DIARY OF GADIS, bergantilah satu demi satu
lembar halaman diari tersebut yang dipenuhi photo dan tulisan. Terhenti
dihalaman terakhir yang ditempelkan photo ryan&gadis disanalah tinta berwarna
hitam yang digerakan untuk menulis oleh gadis, ia menulis…
“Sedih
ada senang, datang ada kembali, sehat ada sakit, muda ada tua, memiliki ada
yang namanya kehilangan. Itulah yang aku rasakan saat ini disini tanpamu. Aku
hanya bisa membuka album kenangan ini yang aku selalu tulis saat datangnya
perasaan ku padamu. Ryan. Gimana kabar kamu saat ini?aku harap kamu baik. Dua
tahun sudah sejak kepergiaanmu aku baru menulis dibuku ini, kalau aku nulis
dibuku ini, rasanya aku sedang berbicara langsung denganmu. kamu tentu mau tau
kabarku kan?aku dan keluargaku baik, begitupun dengan keluargamu. Kamu tau
gak?aku sekarang masuk universitas padjajaran loh aku mengambil jurusan satra
yang dulu aku pernah ceritakan. Aku suka membayangkan kalau kamu masuk
universitas ITB jurusan tekhnik. Tapi itu semua hanya hayalku tentang kamu.
Sudahlah.. mungkin aku rindu saat saat dimana aku dan kamu menjadi kita, aku
pengen banget kamu tau yan, dari dulu aku suka sama kamu, aku sayang, aku
sayang kamu melebihi sahabat.kamu tau gak? Waktu kamu cerita bahwa kamu suka
sama lisa?disitulah perasaan ku hancur,tapi aku sadar kok, persahabatan itu
lebih penting dari pada pacar. Buktinya sampai sekarang kamu masih selalu ada di
dalam buku ini, eeh maksudnya dalam hati aku. Aku selalu mendoakan yang terbaik
untuk kamu disana. Udah dulu yah yan. Aku cape nih baru pulang ngampus.
Curhatnya nanti lagi yaa. salam cubit buat ryan.”
Gadis segera menutup buku hariannya itu.
SELESAI
(Persahabatan adalah suatu senyuman yang abadi)-rintani septianti
bagus ka ;) join dong di blog saya :D
BalasHapusMakasih hehe. Wait ya
BalasHapus